Connect with us

Ekonomi

Perbankan dan Properti Jadi Andalan Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Published

on

Liputan6.com, Jakarta Sektor properti dan perbankan diyakini bakal menjadi andalan pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19. Ini seiring dengan kinerja kedua sektor tersebut yang mulai membaik sejak awal tahun.

Guna mendorong pertumbuhan perumahan, pemerintah memberikan dukungan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Selain itu juga pemerintah juga telah memperluas akses bagi masyarakat untuk kepemilikan rumah yaitu dengan mengeluarkan pajak intensif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah, (PPN DTP). Sedangkan tahun 2022, Kementrian PUPR menargetkan pembiayaan perumahan rakyat melalui skema FLPP sebesar Rp 23 triliun atau 200 ribu unit.

“Langkah strategis dari sisi suplay, Kementrian PUPR meberi tugas khusus kepada Perum. Perumnas untuk mempercepat penyediaan perumahan layak huni dengan harga terjangkau,” ungkap Direktur Jendral Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna, dikutip Kamis (28/10/2021).

Kemudian, lanjutnya, mendorong pembangunan hunian vertikal dengan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di kawasan perkotaan, meningkatkan ketersediaan land bank, dan pemberikan kredit konstruksi perumahan oleh PT Sarana Multi Finansial (SMF).

Menurut Herry, pemerintah menargetkan peningkatan keluarga dengan rumah layak huni sebesar 70 persen dari semula hanya 56 persen atau equivalen dengan 11 juta keluarga, dalam Program Sejuta Rumah, yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2015. Dimana, pada periode 2015-2019 pemerintah telah berhasil membangun 41,7 juta unit dan tahun 2020 sebanyak 960 ribu unit.

“Adapun pencapaian hingga September 2021 sebanyak 763 unit. Jumlah ini mengalami sedikit penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” paparnya.

Ketua Umum Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan, industri properti diprediksi akan tetap tumbuh pada tahun 2022. Ini didorong oleh sentimen positif seperti suksesnya program vaksinasi Covid-19 yang akan memicu pertumbuhan ekonomi pada tahun mendatang.

Dia menjelaskan, terdapat beberapa kombinasi insentif pemerintah yang diterapkan untuk memerangi dampak negatif Covid-19 terhadap perekonomian, antara lain, UU Cipta Kerja No. 11/2020 yang telah mulai berlaku, yang akan memangkas birokrasi perizinan, sehingga menciptakan lingkungan yang ramah bisnis.

Kebijakan restrukturisasi utang sebagai countercyclical policy oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang membantu pelaku usaha menghadapi masalah keuangan akibat pandemi.

Penurunan suku bunga acuan (BI rate) ke rekor terendah dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi, Penerapan relaksasi PPN 100 persen untuk properti dengan harga kurang dari Rp 2 miliar rupiah dan 50 persen untuk properti dengan harga di bawah Rp 5 miliar, apabila diperpanjang pada tahun 2022, dan relaksasi pembatasan covid-19 karena tingkat infeksi covid-19 yang rendah dan vaksinasi massal yang berhasil.

“Terbukti dari angka penjualan yang meningkat, kebijakan pemerintah diatas terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan & minat beli masyarakat,” ujarnya.

 

Sumber:

www.liputan6.com/bisnis/read/4696151/perbankan-dan-properti-jadi-andalan-pemulihan-ekonomi-pascapandemi

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Dorong Investasi, Industri Sepatu Minta Pemerintah Gencarkan FTA

Published

on

Bisnis.com, JAKARTA — Perluasan pasar ekspor melalui free trade agreement (FTA) atau perjanjian perdagangan bebas dinilai mampu mendorong arus investasi ke industri dalam negeri. Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakrie berpendapat capaian FTA terutama dengan pasar tradisional Indonesia seperti Amerika Serikat dan Eropa merupakan faktor krusial bagi aliran modal asing ke dalam negeri.

“Seperti Eropa, Amerika Serikat, pasar-pasar terbesar kita. Kalau kita bisa mendorong FTA dengan negara-negara tersebut, saya rasa [investasi] bisa berkelanjutan,” katanya kepada Bisnis, Jumat (29/10/2021).

Dia berharap Indonesia-Uni Eropa Comprehensif Economic Partnership Agreement (I-UE CEPA) dapat segera difinalisasi pada tahun ini.

Selain itu, Firman juga mendorong upaya pemerintah mengerucutkan investasi ke industri bahan baku yang saat ini masih bergantung pada impor. Investasi baru untuk ketersediaan bahan baku akan sangat bertalian dengan peningkatan daya saing produk dalam negeri.

“Sehingga ketergantungan pasok kita dari negara-negara lain menjadi lebih terkendali. Kita kan sangat bergantung pada China, misalnya [untuk bahan baku alas kaki],” kata Firman.

Dia melanjutkan, ketergantungan yang tinggi menyebabkan industri dalam negeri rentan terhadap gangguan rantai pasok, seperti lockdown, kelangkaan kontainer, atau pun harga pengapalan yang melambung. Firman mengatakan aliran investasi ke sektor alas kaki masih tumbuh positif, salah satunya dipengaruhi kondisi global yang menguntungkan Indonesia. Faktor-faktor pendorong tersebut antara lain, kondisi pandemi yang menyebabkan pembatasan di Vietnam dan dampak berkepanjangan dari perang dagang Amerika Serikat dan China.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi ke sektor barang dari kulit dan alas kaki tercatat senilai US$97,8 juta untuk penanaman modal asing (PMA) dan Rp318 triliun untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Sumber:

ekonomi.bisnis.com/read/20211029/9/1459787/dorong-investasi-industri-sepatu-minta-pemerintah-gencarkan-fta.

Continue Reading

Ekonomi

Perluas Lini Bisnis, Amazon Buka Kantor Baru di Asia Square Singapura

Published

on

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perusahaan teknologi multinasional Amerika yaitu Amazon, memperluas jejaknya ke wilayah Asia Tenggara dengan membuka kantor baru di Singapura.

Kantor baru yang terletak di Asia SquareSingapura ini diklaim dapat menampung hingga 700 karyawan.

Salah satu yang menarik dari kantor baru ini adalah ruang kolaboratifnya, di mana karyawan dapat memasarkan produk dan layanan baru yang mereka kembangkan serta bergabung dengan area breakout untuk diskusi informal dan brainstorming.

Country Manager Amazon Singapura Henry Low menyebutkan, cara bekerja Amazon telah diubah dan perlu adanya pertumbuhan dari sisi karyawan.

“Maka dari itu untuk memastikan fleksibilitas dan ruang yang cukup untuk berkolaborasi, berkreasi bersama, dan terus berinovasi atas nama pelanggan kami,” ujar Henry.

Amazon sendiri, mengatakan sedang mencari untuk memperluas tenaga kerja lokalnya di seluruh bisnis konsumen dan fungsi perusahaan karena memiliki lebih dari 110 lowongan pekerjaan yang saat ini tersedia di Singapura.

Perusahaan juga berencana untuk menambah lebih dari 200 pekerjaan baru ke departemen-departemen ini pada akhir tahun 2022 sebagai bagian dari upaya untuk memperluas jangkauan peluang di negara ini dan memperluas dukungan kepada bisnis lokal yang bercita-cita untuk go global.

Pencarian di LinkedIn menunjukkan Amazon sedang merekrut untuk berbagai peran di kantornya di Singapura, termasuk manajer pemasaran senior, manajer kebijakan publik senior untuk pembayaran, dan manajer produk senior.

Kemudian Amazon mengungkapkan bahwa mereka telah menciptakan lebih dari 1.000 pekerjaan langsung di Singapura sejak 2019, dan saat ini memiliki hampir 2.000 karyawan tetap dan paruh waktu di negara tersebut.

Sumber:

www.tribunnews.com/new-economy/2021/10/28/perluas-lini-bisnis-amazon-buka-kantor-baru-di-asia-square-singapura.

Continue Reading

Ekonomi

WIKA dan Kemendikbudristek Kembangkan EBTKE di 2 Kampus di Yogyakarta

Published

on

Bisnis.com, JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau WIKA menjalin kerja sama pengembangan energi baru, terbarukan, dan konversi energi (EBTKE) di lingkungan kampus dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemendikbudristek) serta Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta.

“Suatu kehormatan bagi WIKA dapat berdiri beriringan membangun fundamental riset, sarana, dan prasarana berbasis energi terbarukan dengan Dikti dan perguruan tinggi,” ujar Dirut WIKA Agung Budi Waskito dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (30/10/2021).

Kerja sama itu ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, Dirjen Dikti Kemendikbudristek Nizam, dan Rektor UGM Panut Mulyono di Kampus UGM, Yogyakarta. Dirjen Dikti Kemendikbudristek Nizam mengatakan bahwa pengembangan kerja sama Tridharma Perguruan Tinggi dan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 2–3 megawatt (MW) di halaman Fakultas Teknik UGM, diharapkan dapat menjadi momentum dan motor pengungkit kerja sama strategis perguruan tinggi, serta pelaku industri untuk melakukan inovasi lebih intensif dalam energi listrik.

“Melalui Gerakan Kampus Energi Terbarukan di UGM ini, Indonesia optimistis dapat memenuhi target di tahun 2025 sebagai negara yang menggunakan energi terbarukan dengan capaian 23 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nizam menuturkan bahwa untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi, salah satu faktor pendorong adalah masifnya inovasi melalui sinergi antara kampus dan dunia industri untuk mengembangkan PLTS.

Sementara itu, Rektor UGM Panut Mulyono menyambut baik kerja sama pengembangan EBTKE di kampusnya. UGM, terang Panut, berusaha memperbanyak penggunaan energi surya untuk substitusi sebagian kecil energi listrik yang diperoleh dari penggunaan energi batu bara.

“Untuk itu, kami menyampaikan komitmen menjadikan PLTS di kampus akan menjadi media pembelajaran, laboratorium riset, dan pengembangannya,” katanya.

Selain UGM, penandatanganan MoU di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat juga dilakukan oleh Direktur Operasi II WIKA Harum Akhmad Zuhdi dengan Rektor Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta Warsiti.

“WIKA berkomitmen menjadikan PLTS 200 kWp di kampus Unisa sebagai sebuah media pembelajaran laboratorium research dan development,” kata Harum.

Sementara itu, Rektor Universitas Aisyiyah (Unisa) Warsiti berharap sinergi WIKA-Unisa dalam bidang riset dan pengembangan EBTKE dapat berjalan efektif, efisien, dan segera terealisasi.

“Civitas Akademika Unisa siap mendukung pemanfaatan green energy sesuai dengan program pemerintah untuk percepatan bauran energi terbarukan,” kata Warsiti.

Sumber:

ekonomi.bisnis.com/read/20211030/44/1460023/wika-dan-kemendikbudristek-kembangkan-ebtke-di-2-kampus-di-yogyakarta.

Continue Reading

Trending

Powered by Media Group Empire © All Rights Reserved